Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
CS RBI Pustaka● online 6282133885295
● online
- 🎁 GRATIS DESAIN COVER! Untuk setiap pemesanan cetak buku di RBI Pustaka, dapatkan layanan desain cover GRATIS! 🤩📘
- 📢 PROMO SPESIAL! Cetak buku di RBI Pustaka diskon hingga 20%! 🎉 Jangan lewatkan kesempatan ini. Hubungi kami sekarang! 📚✨
- 🎁 KEJUTAN PROMO! Dapatkan berbagai bonus menarik untuk setiap penerbitan dan cetak buku di RBI Pustaka! Yuk, terbitkan karyamu sekarang! 🚀📚
- 📢 PROMO TERBATAS! Cetak buku di RBI Pustaka sekarang dan dapatkan keuntungan lebih! 📚✨ Hubungi kami segera!
ISI ALKITAB DALAM TEMUAN ARKEOLOGI
Rp 94.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Buku Referensi |
Judul : ISI ALKITAB DALAM TEMUAN ARKEOLOGI
Penulis : Ev. Stefanus Adi Wijaya, S.Th., M.A.
Halaman : 400
Harga : Rp 94.000
Sinopsis :
Dokumen ini hadir sebagai sebuah ikhtiar intelektual untuk merajut kembali benang merah antara iman dan ilmu, antara teks-teks suci yang diwahyukan dan jejak-jejak material yang terbenam dalam benda-benda peninggalan dalam perjalanan sejarah. Bagi sebagian kalangan, arkeologi dianggap sebagai ancaman yang berpotensi mereduksi nilai sakral Kitab Suci menjadi sekadar catatan sejarah biasa. Namun bagi kalangan lainnya, arkeologi dan artefak, justru menjadi alat verifikasi yang membuktikan bahwa Alkitab bukanlah dongeng atau mitos belaka, melainkan dokumen historis yang sangat andal. Melalui dokumen ini, kami berusaha menempatkan diri di jalan tengah. Kami tidak hendak menggunakan arkeologi dan artefak sebagai alat untuk “membuktikan” kebenaran iman, karena iman pada hakikatnya berada di ranah transenden yang melampaui bukti empiris. Namun, kami juga tidak ingin mengabaikan fakta bahwa para penulis Kitab Suci hidup di ruang dan waktu nyata. Mereka menyebut nama raja, mencatat pertempuran, mendeskripsikan tata kota, dan lainnya yang adalah elemen-elemen yang dapat diuji melalui metode ilmiah arkeologi. Maka, dokumen ini disusun dengan tujuan utama: menyajikan secara sistematis dan komprehensif berbagai temuan arkeologis yang secara langsung maupun tidak langsung berkorelasi dengan narasi-narasi dalam Alkitab. Kami berupaya merangkum sebagian besar penemuan-penemuan utama memulai dari bukti-bukti tertua yang merujuk pada periode para leluhur (Patriark), seperti Prasasti Mari dan Nuzi, Prasasti Merneptah, prasasti Asyur dan Babilonia, Terowongan Siloam, Prasasti Lakhis, dan lainnya. Bahkan kitab-kitab Deuterokanonika yang sering terpinggirkan dalam diskusi arkeologi—seperti Kitab Yudit, Tobit, dan 1 Makabe—kami berikan tempat terhormat dengan memaparkan konteks arkeologis di balik narasinya. Kami menyadari bahwa karya ini tidaklah sempurna.
ISI ALKITAB DALAM TEMUAN ARKEOLOGI
Dokumen ini hadir sebagai sebuah ikhtiar intelektual untuk merajut kembali benang merah antara iman dan ilmu, antara teks-teks suci yang diwahyukan dan jejak-jejak material yang terbenam dalam benda-benda peninggalan dalam perjalanan sejarah. Bagi sebagian kalangan, arkeologi dianggap sebagai ancaman yang berpotensi mereduksi nilai sakral Kitab Suci menjadi sekadar catatan sejarah biasa. Namun bagi kalangan lainnya, arkeologi dan artefak, justru menjadi alat verifikasi yang membuktikan bahwa Alkitab bukanlah dongeng atau mitos belaka, melainkan dokumen historis yang sangat andal. Melalui dokumen ini, kami berusaha menempatkan diri di jalan tengah. Kami tidak hendak menggunakan arkeologi dan artefak sebagai alat untuk “membuktikan” kebenaran iman, karena iman pada hakikatnya berada di ranah transenden yang melampaui bukti empiris. Namun, kami juga tidak ingin mengabaikan fakta bahwa para penulis Kitab Suci hidup di ruang dan waktu nyata. Mereka menyebut nama raja, mencatat pertempuran, mendeskripsikan tata kota, dan lainnya yang adalah elemen-elemen yang dapat diuji melalui metode ilmiah arkeologi. Maka, dokumen ini disusun dengan tujuan utama: menyajikan secara sistematis dan komprehensif berbagai temuan arkeologis yang secara langsung maupun tidak langsung berkorelasi dengan narasi-narasi dalam Alkitab. Kami berupaya merangkum sebagian besar penemuan-penemuan utama memulai dari bukti-bukti tertua yang merujuk pada periode para leluhur (Patriark), seperti Prasasti Mari dan Nuzi, Prasasti Merneptah, prasasti Asyur dan Babilonia, Terowongan Siloam, Prasasti Lakhis, dan lainnya. Bahkan kitab-kitab Deuterokanonika yang sering terpinggirkan dalam diskusi arkeologi—seperti Kitab Yudit, Tobit, dan 1 Makabe—kami berikan tempat terhormat dengan memaparkan konteks arkeologis di balik narasinya. Kami menyadari bahwa karya ini tidaklah sempurna.
ISI ALKITAB DALAM TEMUAN ARKEOLOGI
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 9 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Era yang kita hadapi hari ini adalah era disrupsi informasi. Ruang publik tidak lagi didominasi oleh narasi tunggal, melainkan oleh banjir opini, persepsi, dan konstruksi kebenaran yang kerap bergerak lebih cepat daripada proses verifikasi. Inilah yang oleh banyak kalangan disebut sebagai era kebenaran baru — suatu fase ketika fakta, opini, dan sentimen sering kali bercampur… selengkapnya
Rp 68.000Teori dan Kebijakan. Kami menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran buku yang membahas teori ekonomi moneter, perbankan, dan kebijakan dengan diadaptasi pada konteks Indonesia. Penyusunan buku ini dapat membantu mahasiswa dalam memahami konsep, teori dan praktik kebijakan moneter sehingga dapat mengembangkan kemampuan analisis dan berpikir kritis dalam pembelajaran mata kuliah. Tentunya buku ini menjadi referensi bagi… selengkapnya
Rp 93.000

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.