Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
CS RBI Pustaka● online 6282133885295
● online
- 🎁 GRATIS DESAIN COVER! Untuk setiap pemesanan cetak buku di RBI Pustaka, dapatkan layanan desain cover GRATIS! 🤩📘
- 📢 PROMO SPESIAL! Cetak buku di RBI Pustaka diskon hingga 20%! 🎉 Jangan lewatkan kesempatan ini. Hubungi kami sekarang! 📚✨
- 🎁 KEJUTAN PROMO! Dapatkan berbagai bonus menarik untuk setiap penerbitan dan cetak buku di RBI Pustaka! Yuk, terbitkan karyamu sekarang! 🚀📚
- 📢 PROMO TERBATAS! Cetak buku di RBI Pustaka sekarang dan dapatkan keuntungan lebih! 📚✨ Hubungi kami segera!
Buku Ajar Ilmu Administrasi
Rp 75.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Buku Referensi |
Judul : Buku Ajar Ilmu Administrasi
Penulis : Dr. Drs. Muh Nawawi, M.Si, Prof. Dr. Mustainah, M.Si, Prof. Dr. Syahruddin Hattab, M.Si, Prof. Dr. Daswati, M.Si, dan Dr. Abdul Rivai, M.Si.
Halaman : 157
Harga : Rp 75.000
Sinopsis :
Buku ajar ini disusun dengan tujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada mahasiswa maupun pembaca mengenai konsep, prinsip, model, serta implementasi Collaborative Governance dalam praktik administrasi publik. Penyajian materi diharapkan mampu membantu pembaca tidak hanya dalam memahami aspek teoritis, tetapi juga dalam melihat relevansinya terhadap realitas penyelenggaraan pemerintahan saat ini.
Perkembangan dinamika pemerintahan modern menunjukkan bahwa penyelenggaraan administrasi publik tidak lagi dapat dilakukan secara konvensional dan terpusat. Tantangan globalisasi, kompleksitas permasalahan publik, serta tuntutan masyarakat yang semakin tinggi menuntut adanya pendekatan baru yang lebih inklusif, partisipatif, dan kolaboratif. Dalam konteks inilah, konsep Collaborative Governance hadir sebagai salah satu pendekatan strategis yang menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam pengambilan keputusan serta pelaksanaan kebijakan publik. Collaborative governance berkembang dari tradisi studi kebijakan, terutama ketika pemerintah tidak lagi bekerja sendiri tetapi melibatkan masyarakat, sektor privat, dan aktor nonpemerintah untuk memecahkan masalah publik. Fokus utamanya pada proses, aktor, koordinasi, peran pemerintah, dan mekanisme kolaborasi. Collaborative governance merupakan sebuah pendekatan tata kelola yang lahir sebagai respons atas keterbatasan model pemerintahan tradisional yang berorientasi state-centric. Kompleksitas masalah publik kontemporer, seperti perubahan iklim, kemiskinan, tata ruang, kesehatan, hingga digitalisasi, menuntut keterlibatan multipihak karena tidak lagi bisa ditangani hanya oleh pemerintah
Semoga buku ajar ini dapat memberikan manfaat serta menjadi salah satu referensi yang berguna dalam pengembangan ilmu administrasi publik, khususnya dalam memahami pentingnya kolaborasi dalam tata kelola pemerintahan.
Buku Ajar Ilmu Administrasi
Buku ajar ini disusun dengan tujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada mahasiswa maupun pembaca mengenai konsep, prinsip, model, serta implementasi Collaborative Governance dalam praktik administrasi publik. Penyajian materi diharapkan mampu membantu pembaca tidak hanya dalam memahami aspek teoritis, tetapi juga dalam melihat relevansinya terhadap realitas penyelenggaraan pemerintahan saat ini.
Perkembangan dinamika pemerintahan modern menunjukkan bahwa penyelenggaraan administrasi publik tidak lagi dapat dilakukan secara konvensional dan terpusat. Tantangan globalisasi, kompleksitas permasalahan publik, serta tuntutan masyarakat yang semakin tinggi menuntut adanya pendekatan baru yang lebih inklusif, partisipatif, dan kolaboratif. Dalam konteks inilah, konsep Collaborative Governance hadir sebagai salah satu pendekatan strategis yang menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam pengambilan keputusan serta pelaksanaan kebijakan publik. Collaborative governance berkembang dari tradisi studi kebijakan, terutama ketika pemerintah tidak lagi bekerja sendiri tetapi melibatkan masyarakat, sektor privat, dan aktor nonpemerintah untuk memecahkan masalah publik. Fokus utamanya pada proses, aktor, koordinasi, peran pemerintah, dan mekanisme kolaborasi. Collaborative governance merupakan sebuah pendekatan tata kelola yang lahir sebagai respons atas keterbatasan model pemerintahan tradisional yang berorientasi state-centric. Kompleksitas masalah publik kontemporer, seperti perubahan iklim, kemiskinan, tata ruang, kesehatan, hingga digitalisasi, menuntut keterlibatan multipihak karena tidak lagi bisa ditangani hanya oleh pemerintah
Semoga buku ajar ini dapat memberikan manfaat serta menjadi salah satu referensi yang berguna dalam pengembangan ilmu administrasi publik, khususnya dalam memahami pentingnya kolaborasi dalam tata kelola pemerintahan.
Buku Ajar Ilmu Administrasi
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 14 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Media pembelajaran merupakan aspek penting yang menunjang proses belajar bagi anak usia dini agar dapat mengembangkan semua aspek-aspek perkembangan untuk persiapan pendidikan pada jenjang selanjutnya. Media dalam proses pembelajaran dapat mempertinggi proses belajar siswa dalam pembelajaran yang pada gilirannya diharapkan dapat mempertinggi hasil belajar yang dicapai siswa. Penggunaan media pembelajaran juga sangat dianjurkan untuk meningkatkan… selengkapnya
Rp 40.000Buku “Public Speaking untuk Guru: Seni Menyalakan Pelita di Kelas” ini bukanlah tentang mengubah Anda menjadi seorang orator panggung yang gemerlap. Saya tidak tertarik pada kesempurnaan yang dipoles. Sebaliknya, buku ini adalah surat cinta untuk profesi kita. Ini adalah sebuah undangan untuk melihat kembali alat kita yang paling mendasar, suara, tubuh, dan hati, dan menemukan… selengkapnya
Rp 86.000Buku ini tumbuh dari kegelisahan tersebut. Penelitian kelompok yang dilaksanakan di Entikong pada Juni 2026 mempertemukan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Sanggau, pengelola PLBN, instansi vertikal, aparat keamanan, pengelola Terminal Barang Internasional, pemerintah desa, perguruan tinggi, pelaku usaha, jurnalis, tokoh adat, dan tokoh masyarakat. Ruang diskusi itu memperlihatkan suatu paradoks. Aktor yang hadir sangat banyak, fasilitas… selengkapnya
Rp 60.000Keselamatan pasien merupakan salah satu pilar utama dalam sistem pelayanan kesehatan global. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui Global Patient Safety Action Plan 2021–2030 menegaskan bahwa keselamatan pasien bukan sekadar ketiadaan bahaya, melainkan upaya sistematis dan berkelanjutan untuk mengurangi risiko serta menghilangkan bahaya yang dapat dicegah dalam seluruh proses pemberian pelayanan kesehatan. Di Indonesia, prevalensi infeksi… selengkapnya
Rp 90.000Bencana sering hadir dalam bahasa yang tampak netral: curah hujan ekstrem, gerakan tanah, zona rawan, jumlah rumah rusak, kebutuhan logistik, dan rencana relokasi. Bahasa itu penting karena pemerintah memerlukan ukuran yang dapat dipakai untuk bertindak cepat. Namun, ukuran teknis tidak pernah menceritakan seluruh kehidupan yang berubah ketika tanah bergerak, rumah hilang, penghidupan terputus, dan keluarga… selengkapnya
Rp 60.000Kebakaran hutan dan lahan merupakan persoalan tata kelola risiko yang melampaui urusan pemadaman. Api dapat bermula pada satu lokasi, tetapi dampaknya menjalar ke kesehatan, pendidikan, transportasi, produktivitas ekonomi, kualitas lingkungan, keuangan daerah, ketertiban, dan kepercayaan publik. Karena itu pemerintah daerah membutuhkan kerangka kerja yang menyatukan pencegahan, kesiapsiagaan, operasi, perlindungan masyarakat, kepatuhan, pemulihan, data, dan pembiayaan…. selengkapnya
Rp 55.000Buku ini disusun sebagai bentuk kontribusi kami dalam pengembangan literatur pendidikan keperawatan di Indonesia, khususnya dalam bidang keperawatan jiwa yang semakin dinamis dan menantang di era modern. Penyusunan buku ini didasari oleh kesadaran bahwa kesehatan jiwa merupakan bagian integral dari kesehatan menyeluruh yang tidak dapat dipisahkan dari aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual individu. Keperawatan… selengkapnya
Rp 78.000Secara sistematis, bahan ajar ini mengupas konsep dasar pertumbuhan dan perkembangan, prinsip-prinsipnya, serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Berbagai teori klasik dari para ahli seperti Jean Piaget, Lev Vygotsky, Erik Erikson, Lawrence Kohlberg, Albert Bandura, hingga Urie Bronfenbrenner disajikan secara komprehensif untuk memberikan landasan teoretis yang kokoh. Pembahasan mengenai dimensi perkembangan dan karakteristik peserta didik berdasarkan tahap… selengkapnya
Rp 50.000Buku Orang Hebat: Orang-orang Biasa yang Menolak Menyerah lahir dari perjumpaan saya dengan banyak orang sederhana. Mereka bukan tokoh terkenal. Mereka tidak memiliki kisah hidup yang selalu gemilang. Sebagian bahkan menjalani kehidupan yang mungkin tampak biasa saja. Namun ketika saya mendengar cerita mereka lebih dekat, saya menemukan sesuatu yang tidak biasa. Mereka pernah gagal. Pernah… selengkapnya
Rp 103.000Tulisan-tulisan di dalam buku ini merupakan kompilasi tulisan M. Ghufran H. Kordi K, dalam rentang waktu yang cukup panjang, antara tahun 1996-2026. Artikel-artikel di dalam buku ini menyoroti, mengulas, dan mengkritisi berbagai persoalan sosial-politik-ekonomi di negara ini, yang bila kita telusuri dan refleksikan, maka kondisi sebagian rakyat Indonesia hari ini tidak berbeda dengan tiga puluh… selengkapnya


Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.