Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS RBI Pustaka
● online
CS RBI Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS RBI Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka Hari Senin - Jumat 08:00 – 16:00 WIB
  • 🎁 GRATIS DESAIN COVER! Untuk setiap pemesanan cetak buku di RBI Pustaka, dapatkan layanan desain cover GRATIS! 🤩📘
  • 📢 PROMO SPESIAL! Cetak buku di RBI Pustaka diskon hingga 20%! 🎉 Jangan lewatkan kesempatan ini. Hubungi kami sekarang! 📚✨
  • 🎁 KEJUTAN PROMO! Dapatkan berbagai bonus menarik untuk setiap penerbitan dan cetak buku di RBI Pustaka! Yuk, terbitkan karyamu sekarang! 🚀📚
  • 📢 PROMO TERBATAS! Cetak buku di RBI Pustaka sekarang dan dapatkan keuntungan lebih! 📚✨ Hubungi kami segera!
Beranda » Buku Fiksi » JEJAK BIRU : PERJALANAN MENJAGA EKOSISTEM LAUT DAN TERUMBU KARANG NUSANTARA
click image to preview activate zoom

JEJAK BIRU : PERJALANAN MENJAGA EKOSISTEM LAUT DAN TERUMBU KARANG NUSANTARA

Rp 83.000
Stok Tersedia
KategoriBuku Fiksi

Judul : JEJAK BIRU : PERJALANAN MENJAGA EKOSISTEM LAUT DAN TERUMBU KARANG NUSANTARA

Penulis : Dzikra Fauzia Mutmainah, S.Kel.

Halaman : 200 halaman

Harga : Rp 82.000

Sinopsis :

Sejak awal, buku ini tidak berniat menampilkan laut sebagai panggung untuk decak kagum semata. Ia mengingatkan kita agar tidak rakus pada pemandangan, agar tidak tergesa menyimpulkan, agar menunda syahwat untuk memotret yang indah tetapi miskin makna. Sikap itu hadir berulang, terutama ketika penulis menceritakan kembali ritus kecil di geladak perahu setelah misi udara yang melelahkan, atau ketika memilih untuk turun pada arus yang benar demi memberi kehormatan pada karang yang sedang memulihkan diri. Di situ, kerja ilmiah disokong oleh keheningan yang peka. Ada jeda untuk membaca tanda pada permukaan air, ada perhatian pada buih yang tidak pecah cepat, ada kesadaran bahwa garis tipis minyak yang memantulkan pelangi kecil bukan sekadar noda, melainkan alamat yang harus dicatat agar jalur snorkeling dialihkan. Kalimat kuncinya terang: kadang menjaga berarti memilih jalan yang membuat kita berutang lebih sedikit. Jejak biru, begitu penulis menamai jalan yang hendak diikuti. Jejak itu tidak ditinggalkan di pasir yang mudah disapu ombak, tetapi pada kebiasaan yang setia, pada catatan yang konsisten, pada keputusan kecil yang mengurangi beban laut, pada pengakuan jujur ketika data belum cukup, pada kesediaan untuk kembali ke titik yang sama esok hari. Jejak itu adalah cara pandang: ekosistem laut bukan sekumpulan objek untuk dikagumi, melainkan jaringan kehidupan yang menyambung makan, teduh, dan arah bagi manusia. Dengan menyadari itu, buku ini menolak menjadi album foto. Ia memilih menjadi jurnal medan yang berangkat dari lantai laboratorium hingga.

Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

JEJAK BIRU : PERJALANAN MENJAGA EKOSISTEM LAUT DAN TERUMBU KARANG NUSANTARA

Sejak awal, buku ini tidak berniat menampilkan laut sebagai panggung untuk decak kagum semata. Ia mengingatkan kita agar tidak rakus pada pemandangan, agar tidak tergesa menyimpulkan, agar menunda syahwat untuk memotret yang indah tetapi miskin makna. Sikap itu hadir berulang, terutama ketika penulis menceritakan kembali ritus kecil di geladak perahu setelah misi udara yang melelahkan, atau ketika memilih untuk turun pada arus yang benar demi memberi kehormatan pada karang yang sedang memulihkan diri. Di situ, kerja ilmiah disokong oleh keheningan yang peka. Ada jeda untuk membaca tanda pada permukaan air, ada perhatian pada buih yang tidak pecah cepat, ada kesadaran bahwa garis tipis minyak yang memantulkan pelangi kecil bukan sekadar noda, melainkan alamat yang harus dicatat agar jalur snorkeling dialihkan. Kalimat kuncinya terang: kadang menjaga berarti memilih jalan yang membuat kita berutang lebih sedikit. Jejak biru, begitu penulis menamai jalan yang hendak diikuti. Jejak itu tidak ditinggalkan di pasir yang mudah disapu ombak, tetapi pada kebiasaan yang setia, pada catatan yang konsisten, pada keputusan kecil yang mengurangi beban laut, pada pengakuan jujur ketika data belum cukup, pada kesediaan untuk kembali ke titik yang sama esok hari. Jejak itu adalah cara pandang: ekosistem laut bukan sekumpulan objek untuk dikagumi, melainkan jaringan kehidupan yang menyambung makan, teduh, dan arah bagi manusia. Dengan menyadari itu, buku ini menolak menjadi album foto. Ia memilih menjadi jurnal medan yang berangkat dari lantai laboratorium hingga.

JEJAK BIRU : PERJALANAN MENJAGA EKOSISTEM LAUT DAN TERUMBU KARANG NUSANTARA

Berat300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 92 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Rekomendasi

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: