Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS RBI Pustaka
● online
CS RBI Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS RBI Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka Hari Senin - Jumat 08:00 – 16:00 WIB
  • 🎁 GRATIS DESAIN COVER! Untuk setiap pemesanan cetak buku di RBI Pustaka, dapatkan layanan desain cover GRATIS! 🤩📘
  • 📢 PROMO SPESIAL! Cetak buku di RBI Pustaka diskon hingga 20%! 🎉 Jangan lewatkan kesempatan ini. Hubungi kami sekarang! 📚✨
  • 🎁 KEJUTAN PROMO! Dapatkan berbagai bonus menarik untuk setiap penerbitan dan cetak buku di RBI Pustaka! Yuk, terbitkan karyamu sekarang! 🚀📚
  • 📢 PROMO TERBATAS! Cetak buku di RBI Pustaka sekarang dan dapatkan keuntungan lebih! 📚✨ Hubungi kami segera!
Beranda » Buku Referensi » MANAJEMEN INOVASI DALAM EKOSISTEM PERTANIAN DI INDONESIA
click image to preview activate zoom

MANAJEMEN INOVASI DALAM EKOSISTEM PERTANIAN DI INDONESIA

Rp 55.000
Stok Tersedia
KategoriBuku Referensi

Judul : MANAJEMEN INOVASI DALAM EKOSISTEM PERTANIAN DI INDONESIA

Penulis : Dr. Ir. Hery Bachrizal Tanjung M.Si

Halaman : 91

Harga : Rp 55.000

 

Sinopsis :

Buku ini lahir dari perhatian terhadap satu persoalan penting dalam pembangunan pertanian, yaitu bagaimana sebuah inovasi dikelola agar tidak berhenti sebagai gagasan atau praktik yang berhasil pada tingkat lokal, tetapi mampu berkembang melalui proses pembelajaran, pengelolaan pengetahuan, kolaborasi, dan dukungan ekosistem yang memungkinkan inovasi tersebut terus bertumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Dalam pembangunan pertanian, inovasi sering kali dipahami terutama sebagai teknologi, metode, atau praktik baru yang diperkenalkan kepada petani. Padahal, keberhasilan suatu inovasi tidak hanya ditentukan oleh kebaruan atau keunggulan teknologinya. Di balik sebuah inovasi terdapat proses panjang yang melibatkan penciptaan dan pengelolaan pengetahuan, eksperimen, pembelajaran, adaptasi terhadap kondisi lokal, pengorganisasian aktor, pembangunan jaringan, serta pembentukan dukungan kelembagaan. Keseluruhan proses tersebut merupakan bagian penting dari manajemen inovasi.

Dalam konteks pertanian, manajemen inovasi menjadi semakin kompleks karena inovasi berkembang dalam suatu sistem yang melibatkan banyak aktor. Petani, kelompok tani, penyuluh, organisasi masyarakat, pemerintah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan berbagai pihak lainnya memiliki sumber pengetahuan, kepentingan, kapasitas, serta peran yang berbeda. Karena itu, inovasi pertanian tidak cukup dipahami sebagai proses linear dari penelitian menuju penyuluhan dan kemudian diterapkan oleh petani. Inovasi lebih tepat dipahami sebagai proses interaktif yang berlangsung dalam suatu ekosistem inovasi, tempat berbagai pengetahuan, aktor, jaringan, dan institusi saling berhubungan.

Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

MANAJEMEN INOVASI DALAM EKOSISTEM PERTANIAN DI INDONESIA

Buku ini lahir dari perhatian terhadap satu persoalan penting dalam pembangunan pertanian, yaitu bagaimana sebuah inovasi dikelola agar tidak berhenti sebagai gagasan atau praktik yang berhasil pada tingkat lokal, tetapi mampu berkembang melalui proses pembelajaran, pengelolaan pengetahuan, kolaborasi, dan dukungan ekosistem yang memungkinkan inovasi tersebut terus bertumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Dalam pembangunan pertanian, inovasi sering kali dipahami terutama sebagai teknologi, metode, atau praktik baru yang diperkenalkan kepada petani. Padahal, keberhasilan suatu inovasi tidak hanya ditentukan oleh kebaruan atau keunggulan teknologinya. Di balik sebuah inovasi terdapat proses panjang yang melibatkan penciptaan dan pengelolaan pengetahuan, eksperimen, pembelajaran, adaptasi terhadap kondisi lokal, pengorganisasian aktor, pembangunan jaringan, serta pembentukan dukungan kelembagaan. Keseluruhan proses tersebut merupakan bagian penting dari manajemen inovasi.

Dalam konteks pertanian, manajemen inovasi menjadi semakin kompleks karena inovasi berkembang dalam suatu sistem yang melibatkan banyak aktor. Petani, kelompok tani, penyuluh, organisasi masyarakat, pemerintah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan berbagai pihak lainnya memiliki sumber pengetahuan, kepentingan, kapasitas, serta peran yang berbeda. Karena itu, inovasi pertanian tidak cukup dipahami sebagai proses linear dari penelitian menuju penyuluhan dan kemudian diterapkan oleh petani. Inovasi lebih tepat dipahami sebagai proses interaktif yang berlangsung dalam suatu ekosistem inovasi, tempat berbagai pengetahuan, aktor, jaringan, dan institusi saling berhubungan.

MANAJEMEN INOVASI DALAM EKOSISTEM PERTANIAN DI INDONESIA

Berat300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 3 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: