Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
CS RBI Pustaka● online 6282133885295
● online
- BUKU AJAR KEPERAWATAN JIWA....
- Polarisasi Komunikasi Ibu dan Anak Pasca Perceraia....
- BUKU AJAR MANAJEMEN PATIENT SAFETY....
- Melobi Masa Depan....
- JEJAK BIRU : PERJALANAN MENJAGA EKOSISTEM LAUT DAN....
- DARI GELAR KE TALENTA Transformasi Karier ASN dala....
- RANCANG BANGUN ALAT MONITORING TEKANAN ANGIN BAN P....
- Jejak Bersajak Putih Abu....
- 🎁 GRATIS DESAIN COVER! Untuk setiap pemesanan cetak buku di RBI Pustaka, dapatkan layanan desain cover GRATIS! 🤩📘
- 📢 PROMO SPESIAL! Cetak buku di RBI Pustaka diskon hingga 20%! 🎉 Jangan lewatkan kesempatan ini. Hubungi kami sekarang! 📚✨
- 🎁 KEJUTAN PROMO! Dapatkan berbagai bonus menarik untuk setiap penerbitan dan cetak buku di RBI Pustaka! Yuk, terbitkan karyamu sekarang! 🚀📚
- 📢 PROMO TERBATAS! Cetak buku di RBI Pustaka sekarang dan dapatkan keuntungan lebih! 📚✨ Hubungi kami segera!
Kenali 11 Warisan Dokumenter yang Ditetapkan Perpusnas Sebagai Ingatan Kolektif Nasional
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menetapkan 11 warisan dokumenter sebagai Ingatan Kolektif Nasional (IKON) Tahun 2026.
Penetapan berdasarkan Keputusan Kepala Perpusnas Nomor 154 Tahun 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelestarian, penelitian, akses, dan pemanfaatan warisan dokumenter sebagai sumber pengetahuan bagi masyarakat.
Berdasar keterangan Perpusnas sebelas warisan dokumenter tersebut meliputi Karya-karya Syekh Abdus Somad al Falimbani, Naskah-naskah dari Skriptorium Merapi-Merbabu, Karya-karya K.H. Ahmad Rifa’i, Warisan Berharga Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari, Syair Perang Siak, Lontara Pagatan Catatan Sejarah Masyarakat Bugis di Kalimantan Selatan, Sestra Ageng Adidarma, Babad Besuki, Cerita Aji Saka, Hukum-Hukum Pelayaran Amanna Gappa, dan Sahakhi Bulan.
Penetapan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap warisan dokumenter yang memiliki nilai penting bagi sejarah, kebudayaan, pengetahuan, dan peradaban Indonesia.
Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz menjelaskan, warisan dokumenter yang telah ditetapkan sebagai IKON selanjutnya mendapat perhatian dalam pengarusutamaan, penelitian, pelestarian, dan keterbukaan akses. Warisan dokumenter tersebut juga dapat diproyeksikan untuk diusulkan dalam program Memory of the World (MoW) UNESCO.
“Sampai dengan tahun 2025, sebanyak delapan naskah kuno dari Indonesia telah tercatat dalam Register Memory of the World, baik pada tingkat internasional maupun regional Asia Pasifik. Sementara itu, pada 2026 Perpusnas telah mengajukan Bo’ Sangaji Kai dan Kidung Bhuwana Winasa sebagai nominasi pada tingkat regional Asia Pasifik,” jelasnya pada Penganugerahan Ingatan Kolektif Nasional (IKON) dan Penghargaan Naskah Kuno Tahun 2026, Kamis (24/9/2026).
Pada tingkat internasional, Karya-Karya Syekh Yusuf Al-Makassari diajukan sebagai nominasi bersama dengan Leiden University, Belanda. Adapun Kakawin Sutasoma karya Mpu Tantular diajukan sebagai nominasi tunggal dari Indonesia.
Kepala Perpusnas menambahkan, Perpusnas menerima UNESCO/JIKJI Memory of the World Prize 2024 atas kontribusinya dalam pelestarian dan perluasan akses terhadap warisan dokumenter. Perpusnas menjadi lembaga pertama dari Indonesia yang menerima penghargaan tersebut.
Pengakuan internasional tersebut berlanjut pada 2025 ketika Perpusnas tampil dalam The Best in Heritage 2025 di Barcelona, Spanyol, untuk mempresentasikan program Pengarusutamaan Naskah Nusantara. Dalam forum yang menghadirkan 40 proyek warisan budaya terpilih dari berbagai negara tersebut, Perpusnas menjadi satu-satunya institusi perpustakaan sekaligus satu-satunya perwakilan dari Asia Tenggara.
Aminudin menegaskan, pengakuan terhadap naskah kuno melalui IKON maupun MoW bukan merupakan tujuan akhir. Pengakuan tersebut perlu diikuti tanggung jawab untuk memastikan naskah kuno tetap terjaga, akses terhadapnya semakin terbuka, kandungan pengetahuannya terus diteliti, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.
“Naskah kuno tidak cukup hanya diselamatkan secara fisik atau dialihmediakan ke dalam bentuk digital. Naskah kuno perlu dibaca, diteliti, diterjemahkan, dipublikasikan, dan dikembangkan dalam berbagai bentuk agar pengetahuan yang terkandung di dalamnya tetap hidup dan relevan bagi generasi berikutnya,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya pelestarian, Perpusnas juga memberikan Nugra Jasa Dharma Pustaloka Kategori Pelestarian Naskah Kuno kepada pihak-pihak yang dinilai memberikan kontribusi nyata dalam menjaga, melestarikan, dan mendayagunakan naskah kuno. Selain itu, Penghargaan Pengelolaan Naskah Kuno Terbaik diberikan kepada dinas perpustakaan provinsi dan kabupaten/kota yang menunjukkan komitmen dalam membangun pengelolaan naskah kuno di daerah.
Pada 2026, Perpusnas menetapkan lima penerima Nugra Jasa Dharma Pustaloka Kategori Pelestarian Naskah Kuno. Kategori pemilik naskah kuno perseorangan diberikan kepada Chandra Purnama Komara, S.Pd. dari Jawa Barat, sedangkan kategori pemilik naskah kuno kelompok/lembaga diberikan kepada Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin dari Jawa Timur.
Untuk pegiat naskah kuno perseorangan, penghargaan diberikan kepada H. L. Agus Fathurrahman dari Nusa Tenggara Barat. Kategori pegiat naskah kuno kelompok/lembaga diberikan kepada Surau Intellectual for Conservation dari Sumatera Barat. Adapun kategori media pemerhati naskah kuno diberikan kepada Skriptoria Ahliney Manuskrip dari Jawa Timur.
Sementara itu, Penghargaan Pengelolaan Naskah Kuno Terbaik Tahun 2026 diberikan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur untuk kategori dinas perpustakaan provinsi. Pada kategori dinas perpustakaan kabupaten/kota, penghargaan diberikan kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Wonosobo, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 160 Tahun 2026. Rangkaian penetapan IKON dan pemberian penghargaan tersebut memperkuat upaya Perpusnas untuk memastikan warisan dokumenter bangsa tidak berhenti sebagai khazanah yang disimpan.
Warisan tersebut perlu terus dikaji, dilestarikan, dibuka aksesnya, dan dimanfaatkan agar pengetahuan yang terkandung di dalamnya tetap hidup serta dapat diwariskan kepada generasi kini dan mendatang. (*/sumber website Perpusnas)
Kenali 11 Warisan Dokumenter yang Ditetapkan Perpusnas Sebagai Ingatan Kolektif Nasional
RBI Pustaka menjalin kerjasama dengan Universitas Amikom Purwokerto, Kamis (24/2). Dihadiri langsung Rektor Universitas Amikom Purwokerto Dr Berlilana MKom MSi... selengkapnya
RBI Pustaka – Cerita pendek merupakan karya sastra fiksi yang berbentuk ringkas dan memiliki jalan cerita singkat. Menulis cerita pendek... selengkapnya
PURWOKERTO – RBI Pustaka kembali menghelat pelatihan yang dikemas lewat Ruang Literasi Kemerdekaan, Sabtu (27/8) di Graha Pena Radar Banyumas... selengkapnya
RBI Pustaka Radar Banyumas menggeelar seminar bimtek kehumasan, (20/12) di Oemah Daun Purwokerto. Ada belasan peserta dari bagian kehumasan Kabupaten... selengkapnya
Begini Cara Mengonversi Karya Ilmiah Menjadi Buku Karya ilmiah merupakan tulisan hasil dari pemikiran dan penelitian yang disusun secara sistematis... selengkapnya
Teks biografi sendiri merupakan teks yang menceritakan kembali mengenai kisah hidup tokoh-tokoh ternama. Beberapa contoh tokoh yang dimaksud adalah seperti... selengkapnya
Mengakses informasi saat ini, bisa dilakukan dengan mudah. Jenis informasi yang tersedia juga beragam. Jika tidak jeli memilah keragaman informasi... selengkapnya
Sebagai penulis, kita tentu menginginkan hasil karya kita mendapat sambutan baik di kalangan pembaca. Banyaknya novel yang tersedia, membuat pembaca... selengkapnya
RBI Pustaka – Setiap manusia tentu harus bisa mengekspresikan perasaannya. Semua hal yang ada di dunia ini diekspresikan mulai dari... selengkapnya
Bagi sebagian orang, menulis menjadi hal yang tidak mudah. Padahal, jika lebih telaten dan mau belajar tentang bagaimana cara menulis... selengkapnya
Sometimes life feels heavy, like every step forward takes more strength than you have but even in those moments, remember… selengkapnya
Rp 60.000Buku kumpulan cerita fantasi yang berada di hadapan Anda saat ini, The Story of Wonders hadir untuk memenuhi kerinduan tersebut…. selengkapnya
Rp 60.000Buku ini merupakan kebagian tersendiri bagi penyusun karena buku ajar mahasiswa (BAM) ini bisa digunakan untuk mendukung materi perkuliahan analisis… selengkapnya
Rp 71.000Bencana sering hadir dalam bahasa yang tampak netral: curah hujan ekstrem, gerakan tanah, zona rawan, jumlah rumah rusak, kebutuhan logistik,… selengkapnya
Rp 60.000Buku ini diawali dengan pembahasan pengantar manajemen komunikasi yang mencakup definisi, konsep dasar, tujuan, fungsi serta proses manajemen komunikasi dalam… selengkapnya
Rp 90.000Sebuah detik yang sederhana, tapi menyalakan cahaya. Dari mata yang bertemu tanpa sengaja, lahirlah rasa kagum yang belum punya nama…. selengkapnya
Rp 80.000Matahari sudah tenggelam. Gelap telah menyelimuti kota. Besok aku akan mengajar di sekolah, sebagai guru yang baik, aku harus mempersiapkan… selengkapnya
Rp 63.000Telah banyak diterbitkan buku Fonologi Bahasa Indonesia, namun buku Fonologi Bahasa Indonesia yang sesuai dan mudah dipahami oleh mahasiswa tidak… selengkapnya
Rp 100.000Penulis : Dinda Amelia, Nimas Maulida, Zulfa, Maulida Rizqi Solikhah, Tazkiyatul Mar’ah, Laila Nur Azizah, Nunung Nur Maimmunah, dkk. Halaman : 72… selengkapnya
Buku ajar ini disusun dengan tujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada mahasiswa maupun pembaca mengenai konsep, prinsip, model, serta… selengkapnya
Rp 75.000
Saat ini belum tersedia komentar.