Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
CS RBI Pustaka● online 6282133885295
● online
- 🎁 GRATIS DESAIN COVER! Untuk setiap pemesanan cetak buku di RBI Pustaka, dapatkan layanan desain cover GRATIS! 🤩📘
- 📢 PROMO SPESIAL! Cetak buku di RBI Pustaka diskon hingga 20%! 🎉 Jangan lewatkan kesempatan ini. Hubungi kami sekarang! 📚✨
- 🎁 KEJUTAN PROMO! Dapatkan berbagai bonus menarik untuk setiap penerbitan dan cetak buku di RBI Pustaka! Yuk, terbitkan karyamu sekarang! 🚀📚
- 📢 PROMO TERBATAS! Cetak buku di RBI Pustaka sekarang dan dapatkan keuntungan lebih! 📚✨ Hubungi kami segera!
Perbedaan Fonem dan Morfem
Dalam dunia kebahasaan, bahasa terdiri dari beberapa komponen yang digunakan untuk membentuk makna serta struktur dari sebuah kalimat. Dalam bahasa, terdapat beberapa struktur yang membentuk sebuah bahasa, seperti fonem dan morfem.
Berikut ini pengertian serta macam dari masing-masing struktur tersebut dalam bahasa :
Fonem
Secara sederhana, fonem merupakan satuan dalam linguistik yang membedakan makna. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) fonem adalah satuan bunyi terkecil yang mampu menunjukkan kontras makna, misalnya /a/ dan /i/ adalah fonem karena bisa membedakan makna dari kata basa dan basi.
Fonem terbagi dari vokal dan konsonan, selain itu terdapat juga diftong dan kluster :
a. Vokal
Vokal merupakan bunyi dalam bahasa yang dihasilkan oleh suara tanpa adanya hambatan. Vokal terbagi menjadi dua, yaitu vokal tunggal (monoftong) /a/,/i/,/u/,/e/,/o/ dan vokal rangkap (diftong) /ai/, /au/, dan /oi/.
b. Diftong
Diftong menurut KBBI merupakan bunyi vokal rangkap yang tergolong dalam satu suku kata. Diftong dibagi menjadi tiga, yaitu diftong naik, diftong turun, dan diftong memusat.
c. Konsonan
Konsonan merupakan sebuah fonem yang dihasilkan dengan menghambat udara pada beberapa bagian alat bicara. Menurut Marsono (1999:60), konsonan dibedakan berdasarkan, cara dihambat, tempat hambatan, hubungan posisional antara artikulator aktif dan pasif, dan bergetar atau tidaknya pita suara.
d. Kluster
Kluster merupakan gugusan konsonan dalam batas silibel. Secara sederhana klister merupakan dua konsonan yang dibaca dalam satu bunyi. Contohnya seperti Brazil dan drama.
Morfem
Morfem adalah satuan bahasa terkecil yang mempunyai makna relatif stabil dan tidak dapat terbagi atas bagian bermakna yang lebih kecil. Morfem sendiri dapat berbentuk imbuhan ataupun kata dasar. Selain morfem, terdapat juga morf dan alomorf.
Morf merupakan fonem yang berasosiasi dengan suatu makna, sedangkan alomorf merupakan anggota morfem yang variasi bentuknya diakibatkan oleh pengaruh lingkungan yang dimasukinya.
Morfem bisa dikategorikan ke dalam beberapa jenis, meliputi:
a. Morfem Bebas dan Morfem Terikat
Morfem bebas adalah morfem yang dapat berdiri sendiri sehingga dapat berfungsi sebagai sebuah kata. Sedangkan morfem terikat merupakan morfem yang tidak dapat berdiri sendiri dan harus bergabung dengan morfem lain sebelum memiliki arti.
b. Morfem Segmental dan Morfem Non-segmental
Morfem segmental merupakan morfem yang berwujud bunyi dan dibentuk dari fonem segmental. Sedangkan morfem non-segmental atau suprasegmental merupakan morfem yang dibentuk dari unsur-unsur suprasegmental, seperti nada, tekanan, dan durasi.
c. Morfem Utuh dan Morfem Terbagi
Morfem utuh adalah morfem yang terdiri dari satu bagian dan tidak dapat terbagi. Sedangkan morfem terbagi merupakan morfem yang terdiri dari beberapa bagian yang membentuknya.
d. Morfem Tunggal dan Morfem Kompleks
Morfem tunggal merupakan morfem yang berbentuk tunggal dan tidak tergabung dengan morfem lain. Sedangkan morfem kompleks merupakan morfem yang terdiri lebih dari satu morfem.
e. Morfem ‘Nol’
Morfem ‘Nol’ merupakan morfem yang salah satu bentuk dari alomorfnya tidak berwujud segmental namun berupa kekosongan. Morfem ‘Nol’ atau ‘Zero’ terdapat pada bahasa Inggris, contohnya morfem sheep, baik dalam bentuk tunggal ataupun jamak tetap sheep.
f. Morfem Bermakna Leksikal dan Morfem Tidak Bermakna Leksikal
Morfem bermakna leksikal merupakan morfem yang memiliki makna tanpa harus bergabung dengan morfem lain. Sedangkan morfem tidak bermakna leksikal merupakan morfem yang memiliki makna tetapi harus bergabung dengan morfem lain.
Itu tadi pengertian serta macam dari fonem dan morfem. Dalam bahasa, fonem merupakan unit terkecil yang dapat membedakan makna dari suatu kata. Sedangkan morfem merupakan unit terkecil yang memiliki makna dalam bahasa. (*)
Perbedaan Fonem dan Morfem
RBI Pustaka – Cerita pendek merupakan karya sastra fiksi yang berbentuk ringkas dan memiliki jalan cerita singkat. Menulis cerita pendek... selengkapnya
RBI Pustaka – Setiap manusia tentu harus bisa mengekspresikan perasaannya. Semua hal yang ada di dunia ini diekspresikan mulai dari... selengkapnya
RBI Pustaka – Generasi Z (Gen Z), yang lahir kira-kira antara tahun 1997 hingga 2012, adalah generasi pertama yang sepenuhnya... selengkapnya
Mengakses informasi saat ini, bisa dilakukan dengan mudah. Jenis informasi yang tersedia juga beragam. Jika tidak jeli memilah keragaman informasi... selengkapnya
Mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Jenderal Soedirman berkunjung ke Kantor Harian Radar Banyumas. Bersama dengan RBI Pustaka, sebanyak lima mahasiswa... selengkapnya
RBIPUSTAKA.COM: Menulis dan menerbitkan buku ajar menjadi salah satu bentuk luaran dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilakukan... selengkapnya
RBIPUSTAKA.COM – Menerbitkan buku sering kali dianggap sebagai tahap akhir dari proses menulis. Bagi penulis pemula, momen ini terasa membanggakan... selengkapnya
PURWOKERTO – RBI Pustaka kembali menghelat pelatihan yang dikemas lewat Ruang Literasi Kemerdekaan, Sabtu (27/8) di Graha Pena Radar Banyumas... selengkapnya
RBI Pustaka – Badan Bahasa resmi mengeluarkan aturan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) Edisi V.Salah satu elemen yang dibahas... selengkapnya
RBIPUSTAKA.COM – Ketika menulis dan menerbitkan buku, ada satu elemen yang sering kali dianggap sepele, padahal sangat menentukan masa depan... selengkapnya
“English for Tourism: Don’t Panic, It’s Just English!” ini dapat disusun dengan baik. Modul ini dirancang sebagai panduan praktis bagi… selengkapnya
Rp 88.000Writer: Nisa Roiyasa, Weksa Fradita Asriyama, Elly Triasih Rahayu Editor : Slamet Riyadi, Hartati Pages : 54 Pages Summary :… selengkapnya
Teori dan Kebijakan. Kami menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran buku yang membahas teori ekonomi moneter, perbankan, dan kebijakan dengan diadaptasi… selengkapnya
Rp 93.000Buku Ajar ini disusun untuk membantu mahasiswa memahami konsep dasar hingga penerapan keselamatan pasien dalam praktik keperawatan, sehingga dapat menumbuhkan… selengkapnya
Rp 87.000Resensi: Satu hal penting dalam proses ini ialah agar selalu berpikir sehat dan tenang. Jangan mudah tergiur ataupun gampang memutuskan… selengkapnya
Rp 92.000Penulisan buku ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa penyandang disabilitas masih menghadapi hambatan struktural, kultural, dan teknis yang membatasi akses mereka… selengkapnya
Rp 70.000Buku ini mengangkat pentingnya penguatan kemitraan antara Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai… selengkapnya
Rp 58.000Dokumen ini hadir sebagai sebuah ikhtiar intelektual untuk merajut kembali benang merah antara iman dan ilmu, antara teks-teks suci yang… selengkapnya
Rp 94.000Author : Slamet Riyadi, S.S, M.Pd., Erna Wardani S.Pd., M.Hum. Editor : Tuti Purwati S.S., M.Pd Preface : This module… selengkapnya
Sinopsis : Bagi seorang dosen, memublikasi karya ilmiah adalah sedekah. Mengacu pada hadits Nabi saw. tersebut, penulis berpendapat, “Tidaklah seorang… selengkapnya
Rp 83.000
Saat ini belum tersedia komentar.