Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
CS RBI Pustaka● online 6289502189862
● online
- 🎁 GRATIS DESAIN COVER! Untuk setiap pemesanan cetak buku di RBI Pustaka, dapatkan layanan desain cover GRATIS! 🤩📘
- 📢 PROMO SPESIAL! Cetak buku di RBI Pustaka diskon hingga 20%! 🎉 Jangan lewatkan kesempatan ini. Hubungi kami sekarang! 📚✨
- 🎁 KEJUTAN PROMO! Dapatkan berbagai bonus menarik untuk setiap penerbitan dan cetak buku di RBI Pustaka! Yuk, terbitkan karyamu sekarang! 🚀📚
- 📢 PROMO TERBATAS! Cetak buku di RBI Pustaka sekarang dan dapatkan keuntungan lebih! 📚✨ Hubungi kami segera!
Perbedaan Fonem dan Morfem
Dalam dunia kebahasaan, bahasa terdiri dari beberapa komponen yang digunakan untuk membentuk makna serta struktur dari sebuah kalimat. Dalam bahasa, terdapat beberapa struktur yang membentuk sebuah bahasa, seperti fonem dan morfem.
Berikut ini pengertian serta macam dari masing-masing struktur tersebut dalam bahasa :
Fonem
Secara sederhana, fonem merupakan satuan dalam linguistik yang membedakan makna. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) fonem adalah satuan bunyi terkecil yang mampu menunjukkan kontras makna, misalnya /a/ dan /i/ adalah fonem karena bisa membedakan makna dari kata basa dan basi.
Fonem terbagi dari vokal dan konsonan, selain itu terdapat juga diftong dan kluster :
a. Vokal
Vokal merupakan bunyi dalam bahasa yang dihasilkan oleh suara tanpa adanya hambatan. Vokal terbagi menjadi dua, yaitu vokal tunggal (monoftong) /a/,/i/,/u/,/e/,/o/ dan vokal rangkap (diftong) /ai/, /au/, dan /oi/.
b. Diftong
Diftong menurut KBBI merupakan bunyi vokal rangkap yang tergolong dalam satu suku kata. Diftong dibagi menjadi tiga, yaitu diftong naik, diftong turun, dan diftong memusat.
c. Konsonan
Konsonan merupakan sebuah fonem yang dihasilkan dengan menghambat udara pada beberapa bagian alat bicara. Menurut Marsono (1999:60), konsonan dibedakan berdasarkan, cara dihambat, tempat hambatan, hubungan posisional antara artikulator aktif dan pasif, dan bergetar atau tidaknya pita suara.
d. Kluster
Kluster merupakan gugusan konsonan dalam batas silibel. Secara sederhana klister merupakan dua konsonan yang dibaca dalam satu bunyi. Contohnya seperti Brazil dan drama.
Morfem
Morfem adalah satuan bahasa terkecil yang mempunyai makna relatif stabil dan tidak dapat terbagi atas bagian bermakna yang lebih kecil. Morfem sendiri dapat berbentuk imbuhan ataupun kata dasar. Selain morfem, terdapat juga morf dan alomorf.
Morf merupakan fonem yang berasosiasi dengan suatu makna, sedangkan alomorf merupakan anggota morfem yang variasi bentuknya diakibatkan oleh pengaruh lingkungan yang dimasukinya.
Morfem bisa dikategorikan ke dalam beberapa jenis, meliputi:
a. Morfem Bebas dan Morfem Terikat
Morfem bebas adalah morfem yang dapat berdiri sendiri sehingga dapat berfungsi sebagai sebuah kata. Sedangkan morfem terikat merupakan morfem yang tidak dapat berdiri sendiri dan harus bergabung dengan morfem lain sebelum memiliki arti.
b. Morfem Segmental dan Morfem Non-segmental
Morfem segmental merupakan morfem yang berwujud bunyi dan dibentuk dari fonem segmental. Sedangkan morfem non-segmental atau suprasegmental merupakan morfem yang dibentuk dari unsur-unsur suprasegmental, seperti nada, tekanan, dan durasi.
c. Morfem Utuh dan Morfem Terbagi
Morfem utuh adalah morfem yang terdiri dari satu bagian dan tidak dapat terbagi. Sedangkan morfem terbagi merupakan morfem yang terdiri dari beberapa bagian yang membentuknya.
d. Morfem Tunggal dan Morfem Kompleks
Morfem tunggal merupakan morfem yang berbentuk tunggal dan tidak tergabung dengan morfem lain. Sedangkan morfem kompleks merupakan morfem yang terdiri lebih dari satu morfem.
e. Morfem ‘Nol’
Morfem ‘Nol’ merupakan morfem yang salah satu bentuk dari alomorfnya tidak berwujud segmental namun berupa kekosongan. Morfem ‘Nol’ atau ‘Zero’ terdapat pada bahasa Inggris, contohnya morfem sheep, baik dalam bentuk tunggal ataupun jamak tetap sheep.
f. Morfem Bermakna Leksikal dan Morfem Tidak Bermakna Leksikal
Morfem bermakna leksikal merupakan morfem yang memiliki makna tanpa harus bergabung dengan morfem lain. Sedangkan morfem tidak bermakna leksikal merupakan morfem yang memiliki makna tetapi harus bergabung dengan morfem lain.
Itu tadi pengertian serta macam dari fonem dan morfem. Dalam bahasa, fonem merupakan unit terkecil yang dapat membedakan makna dari suatu kata. Sedangkan morfem merupakan unit terkecil yang memiliki makna dalam bahasa. (*)
Perbedaan Fonem dan Morfem
Mengakses informasi saat ini, bisa dilakukan dengan mudah. Jenis informasi yang tersedia juga beragam. Jika tidak jeli memilah keragaman informasi... selengkapnya
Puisi adalah karya sastra yang di dalamnya terdapat ungkapan hati, pikiran dan perasaan penyair atau penulis puisi tersebut, manfaat membuat... selengkapnya
RBIPUSTAKA.COM – Menerbitkan buku sering kali dianggap sebagai tahap akhir dari proses menulis. Bagi penulis pemula, momen ini terasa membanggakan... selengkapnya
RBI Pustaka – Dalam bahasa Indonesia terdapat banyak aturan yang diberlakukan. Jika ingin menghasilkan karya tulisan yang bagus kita perlu... selengkapnya
Bagi sebagian orang, menulis menjadi hal yang tidak mudah. Padahal, jika lebih telaten dan mau belajar tentang bagaimana cara menulis... selengkapnya
Peserta Pesantren Literasi berfoto bersama. PURWOKERTO – RBI Pustaka kembali menggelar kegiatan literasi. Kali ini dikemas melalui kegiatan Pesantren Literasi... selengkapnya
RBI Pustaka – Setiap manusia tentu harus bisa mengekspresikan perasaannya. Semua hal yang ada di dunia ini diekspresikan mulai dari... selengkapnya
Menulis adalah keterampilan yang penting dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam dunia akademis maupun profesional. Kemampuan menulis yang baik dapat membuka... selengkapnya
Memiliki buku ber-ISBN (International Standard Book Number) tentu menjadi target setiap penulis. Namun, yang perlu dicermati ialah tidak semua buku... selengkapnya
RBI Pustaka – Badan Bahasa resmi mengeluarkan aturan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) Edisi V.Salah satu elemen yang dibahas... selengkapnya
Buku referensi berjudul Psikologi Bullying: Dinamika Pelaku, Korban, dan Lingkungan Sosial ini disusun sebagai bentuk kontribusi akademik dalam merespons kebutuhan… selengkapnya
Rp 55.000Buku “Public Speaking untuk Guru: Seni Menyalakan Pelita di Kelas” ini bukanlah tentang mengubah Anda menjadi seorang orator panggung yang… selengkapnya
Rp 86.000Buku ini mengangkat pentingnya penguatan kemitraan antara Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai… selengkapnya
Rp 58.000Secara sistematis, bahan ajar ini mengupas konsep dasar pertumbuhan dan perkembangan, prinsip-prinsipnya, serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Berbagai teori klasik dari… selengkapnya
Rp 50.000Sinopsis : Perekonomian Indonesia semakin berkembang pada jaman sekarang dengan berbagai macam bentuk usaha. Bisnis keluarga kembali menjadi sorotan dan… selengkapnya
Rp 80.000Penulis : Brigita Kenia Aureli, Nur Khafifudin, Nur Indah, Eksa Hanif Nurfakhri, Syadza Almira Wibowo, Della Amanda Suryani, Ilma Ayu Kemilau,… selengkapnya
Salah satu alasan utama aku merangkai buku ini tuh simpel: aku pengen kepingan-kepingan khazanah ilmu yang tadinya berserak di mana-mana… selengkapnya
Rp 75.000Buku Orang Hebat: Orang-orang Biasa yang Menolak Menyerah lahir dari perjumpaan saya dengan banyak orang sederhana. Mereka bukan tokoh terkenal…. selengkapnya
Rp 103.000Author : Slamet Riyadi, S.S, M.Pd., Erna Wardani S.Pd., M.Hum. Editor : Tuti Purwati S.S., M.Pd Preface : This module… selengkapnya
Penulis : Jefri Baihaqi Maulana, Pra Frangasta Garnis Sulistyowati, Zulfa Laeli Ahlina, Lubna Fauziyyah Azzahra, Alifia Hanum Faizzatul Islamy, Khusniatul Hidayah,… selengkapnya

Saat ini belum tersedia komentar.