Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
CS RBI Pustaka● online 6282133885295
● online
- 🎁 GRATIS DESAIN COVER! Untuk setiap pemesanan cetak buku di RBI Pustaka, dapatkan layanan desain cover GRATIS! 🤩📘
- 📢 PROMO SPESIAL! Cetak buku di RBI Pustaka diskon hingga 20%! 🎉 Jangan lewatkan kesempatan ini. Hubungi kami sekarang! 📚✨
- 🎁 KEJUTAN PROMO! Dapatkan berbagai bonus menarik untuk setiap penerbitan dan cetak buku di RBI Pustaka! Yuk, terbitkan karyamu sekarang! 🚀📚
- 📢 PROMO TERBATAS! Cetak buku di RBI Pustaka sekarang dan dapatkan keuntungan lebih! 📚✨ Hubungi kami segera!
Kumpulan Cerpen Seragam Hitam Putih
Rp 63.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Buku Fiksi |
Penulis : Yusparizal
Halaman : 101
Harga : Rp 63.000
Sinopsis :
Matahari sudah tenggelam. Gelap telah menyelimuti kota. Besok aku akan mengajar di sekolah, sebagai guru yang baik, aku harus mempersiapkan materi ajar dengan baik pula. Kuambil buku reading comprehension. Ada beberapa halaman yang akan kufotokopi dan akan aku jadikan bahan ajar untuk anak-anak besok. Kuraih kunci sepeda motorku yang berwarna merah, udara malam berhembus menyapa wajahku. Aku hening. Sejenak, aku tidak menghidupkan mesin motorku, aku malah memejamkan mata, menarik nafas sedalam-dalamnya, kurasakan bagaimana kedamaian merambah wajahku, menjalari sekujur tubuhku. Lalu kulepaskan nafasku pelan-pelan. Betapa damainya kehidupan tanpa masalah yang berat.
Tempat fotokopi itu tidak jauh dari kosku. Aku hanya perlu mengendarai motor selama 6 menit dan aku akan tiba di tempat fotokopi itu. Malam hari, tempat fotokopi tidak seramai siang hari. Dimana mahasiswa sangat banyak berlalu lalang, datang dan pergi ke tempat fotokopi. Apakah itu memotokopi silabus dari dosen, memotokopi makalah, file persentasi, memotokopi buku dan bahkan skripsi. Hiruk pikuk fotokopi sangat terasa di siang hari. Tapi tidak begitu halnya kalau di malam hari. Malam lebih sepi dan tenang. Jam di handphone ku baru menunjukkan pukul 7 malam. Aku mengeluarkan buku yang akan kufotokopi dan kuserahkan pada abang fotokopi itu.
“Bang, halaman 47, 48, dan 49 aja ya. Buat 40 rangkap.” Aku mengulurkan buku itu padanya. Abang fotokopi itu menerima dengan sebuah senyum di wajah kemudian mulai membolak-balik bukuku seperti ibu jualan gorengan membolak-balik pisang goreng di dalam kuali.
Kumpulan Cerpen Seragam Hitam Putih
Matahari sudah tenggelam. Gelap telah menyelimuti kota. Besok aku akan mengajar di sekolah, sebagai guru yang baik, aku harus mempersiapkan materi ajar dengan baik pula. Kuambil buku reading comprehension. Ada beberapa halaman yang akan kufotokopi dan akan aku jadikan bahan ajar untuk anak-anak besok. Kuraih kunci sepeda motorku yang berwarna merah, udara malam berhembus menyapa wajahku. Aku hening. Sejenak, aku tidak menghidupkan mesin motorku, aku malah memejamkan mata, menarik nafas sedalam-dalamnya, kurasakan bagaimana kedamaian merambah wajahku, menjalari sekujur tubuhku. Lalu kulepaskan nafasku pelan-pelan. Betapa damainya kehidupan tanpa masalah yang berat.
Tempat fotokopi itu tidak jauh dari kosku. Aku hanya perlu mengendarai motor selama 6 menit dan aku akan tiba di tempat fotokopi itu. Malam hari, tempat fotokopi tidak seramai siang hari. Dimana mahasiswa sangat banyak berlalu lalang, datang dan pergi ke tempat fotokopi. Apakah itu memotokopi silabus dari dosen, memotokopi makalah, file persentasi, memotokopi buku dan bahkan skripsi. Hiruk pikuk fotokopi sangat terasa di siang hari. Tapi tidak begitu halnya kalau di malam hari. Malam lebih sepi dan tenang. Jam di handphone ku baru menunjukkan pukul 7 malam. Aku mengeluarkan buku yang akan kufotokopi dan kuserahkan pada abang fotokopi itu.
“Bang, halaman 47, 48, dan 49 aja ya. Buat 40 rangkap.” Aku mengulurkan buku itu padanya. Abang fotokopi itu menerima dengan sebuah senyum di wajah kemudian mulai membolak-balik bukuku seperti ibu jualan gorengan membolak-balik pisang goreng di dalam kuali.
Kumpulan Cerpen Seragam Hitam Putih
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Buku ini bukanlah kisah seorang anak yang selalu menang. Buku ini juga bukan kisah tentang seseorang yang hidupnya selalu mudah. Buku ini adalah kisah tentang perjalanan seorang anak biasa yang belajar untuk terus melangkah meskipun sering jatuh, sering gagal, pernah diremehkan, dan pernah ingin menyerah. Nama tokoh dalam buku ini adalah Bhara. Melalui kisah Bhara,… selengkapnya
Rp 67.000Sejak awal, buku ini tidak berniat menampilkan laut sebagai panggung untuk decak kagum semata. Ia mengingatkan kita agar tidak rakus pada pemandangan, agar tidak tergesa menyimpulkan, agar menunda syahwat untuk memotret yang indah tetapi miskin makna. Sikap itu hadir berulang, terutama ketika penulis menceritakan kembali ritus kecil di geladak perahu setelah misi udara yang melelahkan,… selengkapnya
Rp 83.000

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.